
TL;DR
Cara bikin keripik bawang renyah dan gurih bergantung pada tiga faktor utama: adonan tipis merata (sekitar 1-2 mm), penggunaan santan atau margarin untuk rasa gurih, dan proses menggoreng dengan api sedang cenderung kecil. Simpan di wadah kedap udara setelah benar-benar dingin agar kerenyahan bertahan lebih lama.
Keripik bawang adalah camilan yang tampilannya sederhana tapi cukup menantang untuk dibuat sendiri. Banyak yang sudah mencoba tapi hasilnya keras, cepat melempem, atau rasanya kurang gurih. Rahasia cara bikin keripik bawang renyah dan gurih sebenarnya ada di pemilihan bahan dan teknik menggoreng, bukan di bahan-bahan yang mahal.
Bahan-Bahan yang Diperlukan
Untuk hasil sekitar 300-400 gram keripik, siapkan bahan-bahan berikut:
- 500 gram tepung terigu protein rendah
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 2 batang daun bawang, iris tipis
- 1 batang seledri, iris halus
- 2 butir telur
- 100 ml santan kental (atau ganti dengan 1 sdm margarin)
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt kaldu bubuk ayam atau jamur
- Air secukupnya
- Minyak goreng untuk menggoreng
Pilihan antara santan dan margarin menghasilkan karakter yang berbeda. Santan memberikan aroma gurih yang lebih alami dan warna yang sedikit lebih kuning kecoklatan. Margarin menghasilkan tekstur yang lebih renyah dan tahan lebih lama karena kandungan lemaknya membantu menghambat kelembapan.
Langkah-Langkah Membuat Keripik Bawang
- Campur bahan kering. Masukkan tepung terigu, garam, dan kaldu bubuk ke dalam wadah besar. Aduk rata.
- Tambahkan bahan basah. Masukkan telur, santan (atau margarin leleh), dan bawang putih halus. Aduk sambil sedikit-sedikit tambahkan air sampai adonan bisa dipulung tapi tidak lengket di tangan.
- Masukkan irisan daun bawang dan seledri. Uleni perlahan sampai semua tercampur merata.
- Istirahatkan adonan 15-30 menit. Tutup dengan kain lembap atau plastic wrap. Proses ini membuat adonan lebih elastis dan mudah digiling tipis.
- Giling setipis mungkin. Gunakan rolling pin atau botol untuk menipiskan adonan hingga sekitar 1-2 mm. Semakin tipis, semakin renyah hasil akhirnya.
- Potong-potong sesuai selera. Bisa bentuk kotak 2×3 cm, persegi panjang, atau dipotong tidak beraturan. Tusuk-tusuk dengan garpu atau lidi agar tidak mengembung saat digoreng.
- Goreng dengan api sedang cenderung kecil. Masukkan adonan ke minyak yang sudah panas (tapi bukan mendidih hebat). Goreng sambil sesekali diaduk hingga berwarna kuning keemasan.
- Tiriskan dan dinginkan. Angkat dan tiriskan di atas kertas minyak atau tisu dapur. Biarkan benar-benar dingin sebelum disimpan.
Baca juga: SIPAFI Kaimana: Panduan Sistem Informasi PAFI untuk Tenaga Farmasi
Tips agar Keripik Bawang Tetap Renyah Lebih Lama
Masalah paling umum adalah keripik yang renyah baru keluar wajan tapi melempem dalam beberapa jam. Ini biasanya karena satu atau dua hal berikut.
Adonan terlalu tebal
Ini penyebab nomor satu keripik tidak renyah. Adonan setebal 3-4 mm akan menghasilkan tekstur seperti biskuit keras, bukan keripik. Usahakan menggiling sampai hampir bisa dilihat tembus cahaya. Kalau sulit menggiling tipis secara manual, alat penggiling mie (pasta) bisa digunakan dan hasilnya sangat konsisten.
Minyak kurang panas atau terlalu panas
Minyak yang kurang panas membuat keripik menyerap terlalu banyak minyak dan akhirnya lembap. Minyak yang terlalu panas bikin bagian luar cepat gosong sementara bagian dalam belum kering sempurna. Menurut panduan memasak Kompas.com, suhu ideal untuk menggoreng keripik adalah sekitar 160-170 derajat Celsius. Cara mudah mengeceknya: celupkan ujung sumpit kayu ke minyak, kalau muncul gelembung kecil yang stabil, minyak sudah siap.
Disimpan sebelum benar-benar dingin
Keripik yang masih hangat mengeluarkan uap air. Kalau langsung dimasukkan ke toples tertutup, uap ini terjebak dan membuat keripik lembap dari dalam. Dinginkan di atas rak kawat atau tisu dapur selama minimal 15-20 menit sebelum disimpan.
Kalau sudah terlanjur melempem, keripik bisa dipanaskan lagi di oven atau air fryer selama 3-5 menit dengan suhu 150 derajat. Kerenyahannya akan kembali, meski tidak persis sama seperti baru digoreng.
Variasi Rasa yang Bisa Dicoba
Keripik bawang dasar yang gurih sudah enak, tapi ada beberapa variasi yang bisa dicoba untuk versi yang lebih menarik:
- Pedas: Tambahkan 1-2 sdt bubuk cabai ke dalam adonan, atau taburi keripik yang baru matang dengan bubuk cabai sebelum dingin.
- Keju: Tambahkan 50 gram keju parut ke dalam adonan. Hasilnya lebih gurih dan aroma kejunya terasa kuat.
- Wijen: Taburi permukaan adonan yang sudah digiling dengan wijen sebelum dipotong dan digoreng. Teksturnya jadi lebih berkarakter.
- Bawang merah goreng: Campur bawang merah goreng ke dalam adonan untuk lapisan rasa yang lebih dalam.
Cara Penyimpanan yang Benar
Keripik bawang bisa bertahan 2-3 minggu di suhu ruang kalau disimpan dengan benar. Gunakan wadah kedap udara seperti toples kaca atau plastik dengan penutup yang rapat. Hindari menyimpan di dekat kompor atau tempat yang lembap.
Untuk produksi dalam jumlah besar, bisa ditambahkan silica gel food-grade di dalam toples untuk menyerap kelembapan berlebih. Pastikan silica gel yang digunakan memang untuk makanan, bukan yang biasa dipakai untuk produk elektronik.
Keripik bawang buatan sendiri memang butuh sedikit latihan untuk mendapatkan ketebalan dan suhu menggoreng yang pas. Tapi begitu sudah menemukan kombinasi yang tepat, hasilnya jauh lebih segar dan bisa disesuaikan dengan selera dibandingkan keripik kemasan. Coba sekali, dan Anda akan tahu persis di mana harus menyesuaikan untuk batch berikutnya.
